DENAPS GOES TO BANGKOK

Smiley face

Denaps adalah nama kelompok kami yang besar bersama di lingkungan Kompleks Otista, Jakarta Timur. Untuk lebih merekatkan hubungan, kami bersepakat berlibur bersama.

Di antara kami ada yang bilang, “liburan harus ke suatu tempat yang budaya lokalnya bisa diselami, sehingga ada nilai yang bisa dibawa pulang”. Yang lain bilang, “kita harus bisa mengenali dan menyantap makanan khas daerah tersebut”. Pendapat teman yang lain, “berlibur itu harus bisa membawa kenangan, banyak obyek yang dikunjungi, dan biayanya terjangkau”.

Setelah sekian seru menimbang, akhirnya tujuan berlibur adalah Bangkok, Thailand, negeri Gajah Putih. Maka dibuatlah jadwal dan tempat-tempat yang akan dikunjungi. Total waktu yang dibutuhkan untuk bisa memenuhi agenda liburan adalah selama 6 hari.

Meski tidak secara detil diceritakan, mudah-mudahan catatan perjalanan ini bisa menjadi semacam petunjuk bermanfaat bagi Anda yang ingin berlibur ke Bangkok.

Tibalah saat berangkat. Rombongan kami yang terdiri dari 15 orang dilepas oleh matahari pagi yang bersinar cerah, diterbangkan dari Soekarno Hatta International Airport, Jakarta, menuju Don Mueang, Bangkok.

Hari pertama. Pukul 14:00, tiba di Bangkok. Sebelum melanjutkan perjalanan ke hotel, kami sempatkan membeli SIM Card untuk ponsel kami. Ada kejadian lucu yang mendebarkan, karena salah satu anggota kami tidak sengaja membawa koper orang lain. Kami mengurusnya. Setelah sekian lama mencari, kami temui crew pesawat dan bertanya. Rupanya crew tersebut memang sudah menunggu. Kami diminta mengikutinya. Dari kejauhan tampak terlihat koper anggota kami yang tertukar dengan dikelilingi orang-orang yang menunggu koper yang kami bawa.

Dengan sedikit memuntahkan kekecewaannya, orang yang memlilki koper tersebut mengatakan bahwa dia sudah menunggu 2 jam dan tersiksa karena rasa lapar yang mendera. Wah, kami pun tidak ingin hal ini terjadi. Soal lapar, itu juga sudah kami rasakan. Akhirnya kami berhasil menukar koper yang hilang itu.

Sekitar pukul 15:20 kami meninggalkan bandara Don Mueang, Bangkok, menuju hotel Rambuttri di kawasan Khaosan. Ongkos taksi dari bandara ke Rambuttri adalah 280 Baht (1 Baht sekitar Rp 390), di luar ongkos tol. Ongkos tol di Bangkok terbilang mahal, dan dua kali masuk tol untuk tiba di kawasan Khaosan. Tol pertama membayar 70 Baht, dan tol berikutnya 50 Baht.

Di hari pertama ini acaranya adalah mengisi waktu dengan berjalan-jalan di sekitar kawasan Khaosan dan naik perahu wisata untuk menyusuri sungai Chao Phraya.

Hari kedua. Jadwalnya mengunjungi ikon budaya Grand Palace .



You are about to be redirected to another page. We are not responisible for the content of that page or the consequences it may have on you.